23 Agustus 2009

Ambeien

Konsultasi Rubrik Syakwa Majalah Shaffatul Aisyiyah, Cairo edisi Februari 2009

Pembaca says

Assalamualaikum

Ibu dokter yang budiman, saya ingin bertanya mengenai hal ihwal penyakit ambein. Apa sebab-sebab dari penyakit ini, dan bagaimana cara-cara pengobatannya yang efektif. Mohon penjelasannya dengan gamblang, karena ternyata saya banyak menemukan beberapa teman yang mengalami sakit tersebut dan belum tahu dengan jelas tentang penyakit itu, sekian terima kasih.

Wassalam


dr. Beti says

Teman-teman di Cairo, sebenarnya ambeien itu merupakan adanya pelebaran pada bantalan pembuluh darah di lapisan kulit dalam di sekitar lubang anus. Ia bukan penyakit lho, melainkan perubahan yang bersifat fungsional, karena bantalan ini bertugas sebagai semacam klep atau katup yang menyokong otot-otot dubur dalam menahan tinja. Jadi tidak perlu malu, namun juga bukan berarti kita lantas mencuekin atau tidak menjadikannya penting.

Ambeien ini bisa di dalam (di bagian usus yang paling terakhir/ujung) atau ambeien luar (pada anus). Karena di dalam, ambeien jenis pertama tidak bisa kita lihat atau kita raba. Jadi mungkin kita hanya mengetahui dari adanya perdarahan saat buang air besar dan tidak terasa sakit, karena hanya sedikit syarafnya. Bila berkembang, ia bisa keluar sampai ke bibirnya si anus. Nah, inilah yang kadang membuat kita merasa sakit. Kalau sudah sembuh, si pinky ini bisa masuk sendiri ke dalam atau kita dorong masuk. Sementara itu, pada ambeien luar, bisa terjadi penggumpalan darah karena terdorong keluar oleh tinja, sehingga warnanya menjadi biru atau keunguan. Karena menyerang anus jadi terasa perih, nyeri, atau gatal.

Gejalanya bisa berupa keluarnya darah dari dubur, baik menetes maupun mengalir deras dan warnanya merah muda. Selain itu bisa juga terdapat sensasi rasa mengganjal setelah BAB, sehingga kesannya BAB belum berakhir dan seseorang akan lebih kuat mengejan. Sementara itu, rasa gatal kadang timbul karena bagian yang terasa nyeri di dubur sulit dibersihkan. Jadi, virus akan sangat mudah menyebabkan infeksi kulit yang memicu rasa gatal.


Ambeien ini bisa disebabkan karena peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah akibat mengedan/mengejan atau perubahan dinamika darah pada kondisi kehamilan. Yang membuat mengejan melampaui normal ini misalnya antara lain makanan yang rendah serat, sembelit yang menahun, penyakit yang membuat sering mengejan seperti prostat, peneyempitan saluran kemih, atau sering melahirkan anak. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh faktor keturunan, banyak duduk, diare yang menahun, penekanan kembali aliran darah balik pada penyakit tertentu, maupun peregangan yang berlebihan, misalnya pada hubungan seksual tidak lazim melalui anus.


Oleh karena itu, untuk mencegahnya berulangnya kekambuhan ambeien, kita bisa menghindari mengejan terlalu kuat saat BAB, mencegah sembelit dengan banyak mengonsumsi makanan kaya serat (sayur dan buah serta kacang-kacangan) serta banyak minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk melancarkan BAB.

Jika niat BAB muncul, jangan menunda-nunda sampai tinjanya menjadi keras. Oh ya, kurangi juga konsumsi cabe dan makanan pedas, tidur yang cukup, jangan duduk terlalu lama, serta lakukan olah raga secara teratur.

Mengenai pengobatannya, bisa bersifat non operasi dan operasi. Masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian. Terapi sederhana dapat dilakukan dengan pencahar dan diet tinggi serat. Kalau tidak berhasil, kita bisa berusaha untuk memperoleh obat dari dokter atau terapi yang lebih lanjut dan kompleks, seperti misalnya skleroterapi (pengerasan dengan bahan kimia), ligasi (pengikatan gelang karet di pangkal ambeien), bedah beku, dan operasi hemorrhoidektomi (pemotongan ambeien).

0 komentar: