24 November 2009

Jurnal Internasional: Bagaimana Menulis dan Menembusnya?

Ketika ada pohon besar tumbang di tengah hutan lebat di rimba raya, maka jika tidak ada yang memberitakannya/berbagi tentangnya, tidak akan ada seorang pun yang akan tahu. Demikian pula hasil penelitian atau ide-ide dan gagasan kita. Kalau orang lain saja tidak tahu, bagaimana ia akan bisa dimanfaatkan? Itulah mengapa publikasi menjadi penting, terlebih publikasi Internasional. Tidak hanya itu, publikasi international juga merupakan syarat proffessorship dan kriteria reputasi international untuk menuju World Class University. Untuk itulah, hari ini DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Univ. Islam Indonesia mengadakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi Internasional Tahap II. Senang bisa berkumpul dengan teman-teman dosen dari seluruh Indonesia, para pemenang hibah penelitian, dan berdiskusi bersama pembicara yang telah mempunyai  reputasi internasional, telah menulis banyak (puluhan) di jurnal International, menjadi International lecturer, international journal editor, dll. (Mupeng mode *on* hehehe). Setiap naskah direview dan kami bahas bersama-sama.

Berikut ini peta pikiran yang saya rangkumkan dari yang dibicarakan oleh Prof Sri Juari Santosa (Kimia UGM).

Presentasi Prof Sri Juari Santosa selengkapnya bisa dilihat disini
Daftar Pengalaman Prof Sri Juari  dapat dilihat disini
Presentasi Pak Nor Ichwan, PhD (UIN) dapat didownload disini.

A lot of comments, questions, and ideas to be typed, tapi mata saya tampaknya sudah tidak mampu menulis lagi. Intinya, kita bisa melihat panduan yang dimiliki oleh masing-masing jurnal tersebut, mengikuti selingkungnya, dan mencoba belajar dari jurnal-jurnal yang sudah termuat di sana. Next tips, question and answers, will be continued on the next post..

Here is my map:


0 komentar:

AddThis

Share |

  © Free Blogger Templates 'Greenery' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP