05 Februari 2010

Tekanan Darah Yang Lebih Bervariasi = Risiko Stroke


Saat mengerjakan laporan wabah H1N1 tadi, mata saya begitu mengantuk. Untuk menghilangkannya, saya  membaca Physician First Watch yang baru saja masuk ke inbox saya dan melansir penelitian yang dimuat dalam edisi baru Lancet Neurology.
Peta pikirannya bisa segera saya tangkap dan saya buat secara kilat. Intinya, pertama, tekanan darah yang lebih bervariasi lebih berisiko mengalami stroke pada pasien hipertensi (demikian pula dengan risiko Transient Ischemic Attack). Kedua, terdapat golongan obat tertentu yang lebih baik dalam mengurangi variabilitas tekanan darah (Ca antagonis dan diuretik). Seperti yang dikatakan berbagai komentar mengenainya, temuan ini “compelling”, akan sangat bermanfaat, dan bisa menjadi fondasi penting yang membawa perubahan pada praktek sehari-hari. Wuaah, alhamdulillah, akhirnya ngantuk saya hilang juga:-). Here is the map. Click to view a larger picture:



AddThis

Share |

  © Free Blogger Templates 'Greenery' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP