15 Mei 2011

Benarkah Telepon Seluler Mempengaruhi Otak Kita?


Berapa lamakah Anda biasa menelepon menggunakan hp (atau lebih tepatnya meletakkan hp di kepala Anda) dalam satu waktu? Teknologi telepon memang telah membantu kita dengan fasilitas untuk mengurangi penghalang waktu dan jarak. Tapi tampaknya mulai sekarang kita harus berhati-hati. Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Nora D. Volkow, MD, from the National Institute on Drug Abuse in Bethesda, Maryland, yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association menunjukkan bahwa meskipun tidak mempengaruhi seluruh bagian otak,  terjadinya perubahan pada bagian-bagian tertentu otak yang berada paling paling dekat dengan antena handphone. Perubahan tersebut mereka amati setelah kegiatan menelepon selama hanya 50 menit.

Melalui pemeriksaaan PET dan MRI, perubahan kecil pun dapat diamati oleh para peneliti. Melalui gambaran yang dihasilkan (lihat gambar), terlihat bahwa ketika telepon digunakan, terjadi peningkatan  signifikan dari  metabolisme gula pada area khusus yang berdekatan dengan antena hp atau tempat dimana hp kita melekat ke bagian kepala. Meskipun sebyek peneltiian tersebut tidak berbicara melainkan hanya mendengarkan saat menelepon, efek yang lebih besar terlihat pada individu yang berbicara ketika sedang menelepon.


Meskipun demikian, dampak biologis secara langsung dari peningkatan  metabolisme gula di otak ini masih belum diketahui. Oleh karena itu, para peneliti menyebutkan bahwa temuan ini memiliki potensi ke arah positif, yaitu pemanfaatan temuan untuk terapi, namun juga potensi negatif yang harus dibuktikan lagi. Dengan temuan perubahan otak ini, para peneliti lain ditantang untuk menemukan lebih banyak lagi mengenai berbahaya tidaknya penggunaan telepon untuk otak, termasuk untuk menjawab kontroversi yang ada selama ini mengenai benarkan paparan telepon akan menimbulkan kanker.

Untuk lebih berhati-hati, kita disarankan untuk menggunakan hadsfree device atau menyalakan loudspekaer untuk mengurangi kontak antara hp dengan kepala kita. Anak-anak dan remaja juga harus berhati-hati dalam menggunakan telepon karena jaringan-jaringan syaraf mereka masih dalam proses perkembangan.

5 komentar:

Propolis Brazilian 19 Desember 2011 12.10  

sangat bagus artikelnya, ayo sekarang mulai hidup sehat..

Health News Article 15 September 2012 22.03  

Thanks for your sharing, your article very informative.. keep posting :)

cara-sehat 13 Oktober 2012 22.44  

...terkondisikan 'bersahabat' dengan hp...ingin mengurangi bahkan mungkin meninggalkannya karena khawatir terhadap efek negatifnya...namun sudah menjadi kebutuhan untuk menggunakannya...mungkin inilah dilema didunia telekomunikasi di era modern ini...

jantung korner 22 Oktober 2012 08.16  

betul tuh, karena radiasin handphone sekarang yang semakin meningkat

Iwan Hariyanto 18 Maret 2013 12.05  

infonya sangat membantu dan bisa menambah pengetahuan saya
terima kasih

all about health

AddThis

Share |

  © Free Blogger Templates 'Greenery' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP